Minggu, 30 Mei 2010
Rabu, 19 Mei 2010
Mau menghasilkan uang ?

Mau Belajar Menghasilkan Uang Dari Internet, bisnisprofit?Semua Dimulai Dari…
Belajar Membuat Website
Menjalankan bisnis online untuk mendapatkan uang dari internet, sama aja kok sama bisnis offline lainnya, perlu waktu belajar, perlu kerja, perlu usaha, perlu peralatan ini itu, perlu modal….
Yang pasti, langkah pertama adalah, belajar membuat website.
Belajar Membuat Website
Menjalankan bisnis online untuk mendapatkan uang dari internet, sama aja kok sama bisnis offline lainnya, perlu waktu belajar, perlu kerja, perlu usaha, perlu peralatan ini itu, perlu modal….
Yang pasti, langkah pertama adalah, belajar membuat website.
Untuk belajar membuat website ada disini :
Afiliate

Hati-hati... banyak bisnis online yang hanya menguntungkan pemiliknya.Pelajari dulu cara memilih yang baik dan benar...
Silahkan pelajari disini :http://www.dbc-online.com/user/bisnisprofit/Ebook_Belajar_Affiliate
Senin, 17 Mei 2010
Minggu, 16 Mei 2010
Satu herbal beragam manfaat

KANDUNGAN ILMIAH AFIAFIT
Habbatussauda’ (Nigella Sativa/Black Seed/Jinten Hitam). Herbal ini sangat terkenal. Tidak kurang dari 150 penelitian yang dimuat di berbagai jurnal ilmiah semakin memperkuat bukti tentang khasiat yang luar biasa pada Habbatussauda’.
Dianjurkan oleh nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai obat berbagai penyakit. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, "Berobatlah dengan habbatussauda, karena sesungguhnya di dalamnya mengandung khasiat penyembuhan untuk segala penyakit, kecuali As-Saam (yaitu kematian)." (HR. Bukhari)
Habbatussauda mengandung bahan aktif yang disebut nigellon dan timocenon. Kedua bahan aktif ini berfungsi dalam tubuh sebagai anti histamin, anti oksigen, anti oksidan, anti infektif dan brocodilatating (melonggarkan saluran penapasan). Selain itu, kaya akan sumber asam lemak tak jenuh, seperti: asam miristat, palmitat, sterat, linoleat, arakidad, elkosanoat, dan lain-lain, yang berfungsi membantu menstabilkan membran-membran sel.
Sejak tahun 1960, terdapat lebih dari 200 study di berbagai universitas di berbagai negara yang telah menemukan manfaat yang luar biasa dari habbatussauda ini. Para ilmuwan di Eropa, baru-baru ini menyatakan bahwa Habbatussauda (the black seed) bekerja sebagai anti bakteri dan anti mikotis.
Para ilmuwan pada laboratorium kanker dan imunobiologis menemukan bahwa Habbatussauda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan tubuh untuk meningkatkan produksi interveron serta melindungi sel-sel normal terhadap efek-efek virus yang merusak sel, dan juga menghancurkan sel-sel tumor.
Ganoderma Lucidum (Jamur Lingzhi). Dr. P. Wahyudi Halim mengatakan, "Secara umum konsumsi rutin lingzhi merangsang produksi interferon dan interleukin I dan II sebagai anti kanker." Prof. Dr. Agus Sudjarwo, periset fakultas Kedokteran Universitas Airlangga telah membuktikan bahwa lingzhi tokcer mengatasi kanker paru.
Curcuma Mangga/Zedoaria J (Kunir putih). Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa tanaman ini mengandung: RIP (Ribosome Inactiving Protein) yang berfungsi untuk menonaktifkan sel kanker, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya, memblokir pertumbuhan sel kanker. Zat anti oksidan, untuk mencegah kerusakan gen. Zat anti kurkumin, sebagai anti peradangan.
Andrographis Paniculata (Sambiloto). Termasuk salah satu tanaman obat unggulan Indonesia. Sebagai tanaman obat unggulan, sambiloto ternyata sudah diteliti secara etnobotani, botani, penyebaran, budidaya, efek farmakologi, kandungan kimia, uji praklinis dan uji klinis. Penggunaan sambiloto sebagai obat untuk kepentingan pencegahan maupun pengobatan penyakit sudah terbukti secara nyata, efektif, aman, dan berkhasiat. Pengalaman secara empiris menjadi dasar bagi peneliti tanaman obat untuk mengembangkan sambiloto secara ilmiah agar dapat diterima sebagai obat dalam pelayanan kesehatan formal. Penelitian sambiloto sebenarnya sudah pada tahap uji pra klinis dan uji klinis yang dilaksanakan oleh para peneliti dalam dan luar negeri. Perkembangan terakhir diketahui bahwa ekstrak sambiloto telah dipatenkan sebagai anti-HIV pada Desember 1996 oleh Pracelsian Inc bekerjasama dengan Bastyr University, dan dipasarkan dengan nama dagang Andro Vir.
Cantella Asiatica (Pegagan). Tanaman herbal ini dikenal sebagai tanaman suplemen otak. Bahkan dalam bukunya K. Heyne menyebut bahwa pegagan mewakili seluruh Apotek. Penelitian pegagan sebagai anti mikroba sudah di lakukan di beberapa universitas dengan hasil positif.
Efek pengobatan dari Cantella Asiatica/pegagan secara tradisional dan secara ilmiah sudah lama berkembang. Pegagan telah dikenal sebagai obat untuk merevitalisasi tubuh dan pembuluh darah, serta mampu memperkuat struktur jaringan tubuh. Tak kalah penting, pegagan bisa dikonsumsi sebagai brain tonic atau obat anti lupa bagi orang dewasa dan manula.
Berdasarkan pengakuan Agora Health Publishing, Cantellah Asiatica tergolong the most powerfull healing herbs atau tanaman obat paling mujarab. Julukan ini setelah melalui uji klinis, terbukti pegagan bisa merevitalisasi tubuh pembuluh darah sehingga peredaran darah ke otak menjadi lancar. Dengan demikian, ada penambahan kapasitas kerja neutransmiter di otak yang berfungsi untuk mengingat dan belajar.
Honey (Madu). Madu sebagai obat berbagai macam penyakit tidak diragukan lagi. Allah Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi berfirman dalam surat An Nahl ayat 68-69 yang artinya,
"Dan Robb-mu mewahyukan kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, pada pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. kemudian makanlah dari tiap-tiap macam (buah-buahan) dan tempuhlah jalan Robb-mu yang telah dimudahkan bagimu.’ Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir."
Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari mengatakan, "Berbagai penelitian tentang khasiat madu telah di publikasikan oleh para ilmuwan di dalam beberapa jurnal kedokteran internasional." Prof. Dr. ‘Aisyah Girindra, Ketua Dewan Pembinaan LPPOM MUI menyatakan, "Ternyata madu memang istimewa. Hampir semua penyakit dapat di sembuhkannya (diobati dengan madu)."
Olive Oil (Minyak Zaitun)Kandungan polifenol dalam Minyak Zaitun merupakan antioksidan kuat yang dapat mencegah penyakit.
Habbatussauda’ (Nigella Sativa/Black Seed/Jinten Hitam). Herbal ini sangat terkenal. Tidak kurang dari 150 penelitian yang dimuat di berbagai jurnal ilmiah semakin memperkuat bukti tentang khasiat yang luar biasa pada Habbatussauda’.
Dianjurkan oleh nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai obat berbagai penyakit. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, "Berobatlah dengan habbatussauda, karena sesungguhnya di dalamnya mengandung khasiat penyembuhan untuk segala penyakit, kecuali As-Saam (yaitu kematian)." (HR. Bukhari)
Habbatussauda mengandung bahan aktif yang disebut nigellon dan timocenon. Kedua bahan aktif ini berfungsi dalam tubuh sebagai anti histamin, anti oksigen, anti oksidan, anti infektif dan brocodilatating (melonggarkan saluran penapasan). Selain itu, kaya akan sumber asam lemak tak jenuh, seperti: asam miristat, palmitat, sterat, linoleat, arakidad, elkosanoat, dan lain-lain, yang berfungsi membantu menstabilkan membran-membran sel.
Sejak tahun 1960, terdapat lebih dari 200 study di berbagai universitas di berbagai negara yang telah menemukan manfaat yang luar biasa dari habbatussauda ini. Para ilmuwan di Eropa, baru-baru ini menyatakan bahwa Habbatussauda (the black seed) bekerja sebagai anti bakteri dan anti mikotis.
Para ilmuwan pada laboratorium kanker dan imunobiologis menemukan bahwa Habbatussauda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan tubuh untuk meningkatkan produksi interveron serta melindungi sel-sel normal terhadap efek-efek virus yang merusak sel, dan juga menghancurkan sel-sel tumor.
Ganoderma Lucidum (Jamur Lingzhi). Dr. P. Wahyudi Halim mengatakan, "Secara umum konsumsi rutin lingzhi merangsang produksi interferon dan interleukin I dan II sebagai anti kanker." Prof. Dr. Agus Sudjarwo, periset fakultas Kedokteran Universitas Airlangga telah membuktikan bahwa lingzhi tokcer mengatasi kanker paru.
Curcuma Mangga/Zedoaria J (Kunir putih). Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa tanaman ini mengandung: RIP (Ribosome Inactiving Protein) yang berfungsi untuk menonaktifkan sel kanker, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya, memblokir pertumbuhan sel kanker. Zat anti oksidan, untuk mencegah kerusakan gen. Zat anti kurkumin, sebagai anti peradangan.
Andrographis Paniculata (Sambiloto). Termasuk salah satu tanaman obat unggulan Indonesia. Sebagai tanaman obat unggulan, sambiloto ternyata sudah diteliti secara etnobotani, botani, penyebaran, budidaya, efek farmakologi, kandungan kimia, uji praklinis dan uji klinis. Penggunaan sambiloto sebagai obat untuk kepentingan pencegahan maupun pengobatan penyakit sudah terbukti secara nyata, efektif, aman, dan berkhasiat. Pengalaman secara empiris menjadi dasar bagi peneliti tanaman obat untuk mengembangkan sambiloto secara ilmiah agar dapat diterima sebagai obat dalam pelayanan kesehatan formal. Penelitian sambiloto sebenarnya sudah pada tahap uji pra klinis dan uji klinis yang dilaksanakan oleh para peneliti dalam dan luar negeri. Perkembangan terakhir diketahui bahwa ekstrak sambiloto telah dipatenkan sebagai anti-HIV pada Desember 1996 oleh Pracelsian Inc bekerjasama dengan Bastyr University, dan dipasarkan dengan nama dagang Andro Vir.
Cantella Asiatica (Pegagan). Tanaman herbal ini dikenal sebagai tanaman suplemen otak. Bahkan dalam bukunya K. Heyne menyebut bahwa pegagan mewakili seluruh Apotek. Penelitian pegagan sebagai anti mikroba sudah di lakukan di beberapa universitas dengan hasil positif.
Efek pengobatan dari Cantella Asiatica/pegagan secara tradisional dan secara ilmiah sudah lama berkembang. Pegagan telah dikenal sebagai obat untuk merevitalisasi tubuh dan pembuluh darah, serta mampu memperkuat struktur jaringan tubuh. Tak kalah penting, pegagan bisa dikonsumsi sebagai brain tonic atau obat anti lupa bagi orang dewasa dan manula.
Berdasarkan pengakuan Agora Health Publishing, Cantellah Asiatica tergolong the most powerfull healing herbs atau tanaman obat paling mujarab. Julukan ini setelah melalui uji klinis, terbukti pegagan bisa merevitalisasi tubuh pembuluh darah sehingga peredaran darah ke otak menjadi lancar. Dengan demikian, ada penambahan kapasitas kerja neutransmiter di otak yang berfungsi untuk mengingat dan belajar.
Honey (Madu). Madu sebagai obat berbagai macam penyakit tidak diragukan lagi. Allah Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi berfirman dalam surat An Nahl ayat 68-69 yang artinya,
"Dan Robb-mu mewahyukan kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, pada pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. kemudian makanlah dari tiap-tiap macam (buah-buahan) dan tempuhlah jalan Robb-mu yang telah dimudahkan bagimu.’ Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir."
Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari mengatakan, "Berbagai penelitian tentang khasiat madu telah di publikasikan oleh para ilmuwan di dalam beberapa jurnal kedokteran internasional." Prof. Dr. ‘Aisyah Girindra, Ketua Dewan Pembinaan LPPOM MUI menyatakan, "Ternyata madu memang istimewa. Hampir semua penyakit dapat di sembuhkannya (diobati dengan madu)."
Olive Oil (Minyak Zaitun)Kandungan polifenol dalam Minyak Zaitun merupakan antioksidan kuat yang dapat mencegah penyakit.
KOMPOSISI 100% HERBAL!
Kapsul AFIAFIT adalah formula herbal yang memadukan antara bahan utama Habbatussauda atau Jinten Hitam Habasyah dengan ramuan herbal tradisional: Jamur Lingzhi, Kunir Putih, Pegagan, Sambiloto, Madu dan Minyak Zaitun.
KHASIAT
AFIAFIT merupakan ramuan obat yang terbukti empiris dapat digunakan sebagai ikhtiar untuk pengobatan Kanker, Tumor, Stroke, Jantung, Wasir, Ginjal, Infeksi, Lemah, Letih dan Loyo. InsyaAllah
Harga Jawa: Rp 55.000 - isi 50 kapsul
Harga Luar Jawa: Rp 60.000 - isi 50 kapsul
POM TR 093 399 691
Halal MUI No 12130001040709
Pemesanan hubungi : 085740533733
ANJURAN PEMAKAIAN
Mulai dengan dosis ringan 2 x 1 atau 3 x 1 kapsul selama 1 pekan.
Hindari makanan dan minuman yang mengandung 3p (Pemanis, Pengawet, dan Pewarna)
Perbanyak minum air putih (8 gelas @ 200 cc /hari)
Upayakan berolahraga secara teratur.
Yang terpenting, berdo’a dan bertawakal memohon kesembuhan hanya kepada Allah
Mulai dengan dosis ringan 2 x 1 atau 3 x 1 kapsul selama 1 pekan.
Hindari makanan dan minuman yang mengandung 3p (Pemanis, Pengawet, dan Pewarna)
Perbanyak minum air putih (8 gelas @ 200 cc /hari)
Upayakan berolahraga secara teratur.
Yang terpenting, berdo’a dan bertawakal memohon kesembuhan hanya kepada Allah
Jangan pernah ragu.........
Jika kita mau bisnis/usaha tidak perlu ragu-ragu, mulailah dari sekarang, karena perlu anda ingat bahwa waktu itu tidak akan pernah terulang/kembali.
Siapkan semua langkah-langkap yang akan kita lakukan, segeralah mulai jika memang anda sudah membuat konsep langkah-langkah usaha yang anda inginkan.
Jangan pernah ragu untuk memulai, karena ibarat jalan macet kalau kita hanya diam tentu
saja tidak ada perubahan, tapi jika anda bergerak walau perlahan tetap ada perubahan untuk mencapai tujuan, jadi segera dari sekarang dan jangan pernah ragu-ragu.
Siapkan semua langkah-langkap yang akan kita lakukan, segeralah mulai jika memang anda sudah membuat konsep langkah-langkah usaha yang anda inginkan.
Jangan pernah ragu untuk memulai, karena ibarat jalan macet kalau kita hanya diam tentu
saja tidak ada perubahan, tapi jika anda bergerak walau perlahan tetap ada perubahan untuk mencapai tujuan, jadi segera dari sekarang dan jangan pernah ragu-ragu.
Mengenal Dua Jenis Konsep Bagi Hasil
Kalau sebelumnya saya sering memberikan sejumlah tips dalam mengelola keuangan keluarga, untuk kali ini saya ingin mengajak ‘belajar’ sedikit. Tentang apa? Yaitu tentang tawaran investasi pada usaha dengan sistem bagi hasil. Dengan mempelajarinya, mudah-mudahan berikutnya Anda jadi bisa membedakan tawaran investasi bagi hasil yang datang kepada Anda bila ada yang menawari.
Anda ingat kasus PT QSAR (Qurnia Subur Alam Raya) yang terjadi beberapa tahun lalu? Kalau Anda lupa, PT QSAR adalah sebuah perusahaan yang menawarkan kesempatan investasi agrobisnis bagi masyarakat luas, dimana mereka yang berminat bisa ikut menanam modal pada sebuah lahan. Hasil panenan dari lahan tersebut akan dijual dan hasil penjualannya itulah yang akan dibagi kepada para investor dalam bentuk bagi hasil.
PT QSAR menjadi sebuah kasus menarik, karena pada bulan Agustus 2002, perusahaan itu ‘diamuk’ para investornya karena mereka tidak bisa membayar hasil yang mereka janjikan. Yang lebih menarik lagi, jumlah investornya sendiri sangat banyak, dan di antaranya terdapat sejumlah pejabat negara.
Tentu saja, kita tidak akan membahas kasus PT QSAR yang menghebohkan itu. Namun demikian, sejak kasus itu merebak, orang semakin banyak tahu bahwa salah satu alternatif yang bisa dilakukan dalam mencari penghasilan tambahan adalah dengan melakukan investasi bagi hasil.
Dalam beberapa seminar, sering mengatakan bahwa pada prinsipnya, investasi bisa dibagi menjadi dua, yaitu investasi pada usaha dan investasi pada produk-produk keuangan. Pada saat ini, kebanyakan sistem bagi hasil diterapkan pada investasi usaha. Tentu saja, sistem bagi hasil tidak hanya ada pada investasi usaha. Sistem bagi hasil saat ini juga ada pada produk-produk investasi yang bukan usaha, seperti produk investasi syariah. Hanya, jujur saja, saat ini, produk keuangan syariah seringkali belum terlalu dilirik sebagai alternatif dalam mencari penghasilan seperti kalau Anda berinvestasi pada usaha dengan sistem bagi hasil.
Investasi ke dalam usaha bagi hasil banyak dilakukan orang, terutama karena adanya berita dari mulut ke mulut. Salah satu yang paling menarik adalah berita ten tang kesuksesan dari orang-orang yang sudah berhasil mendapatkan bagi hasil yang cukup besar. Biasanya sih, ukurannya tak lain dan tak bukan adalah materi. Si ini sudah beli mobil, si itu sudah beli rumah baru, dan sebagainya. Wajar dong, namanya juga investasi, yang dilihat pertama biasanya adalah hasil finansial apa yang sudah didapat.
Investasi ke dalam usaha bagi hasil biasanya ditawarkan oleh usaha-usaha yang sudah berjalan. Bidang usahanya bisa bermacam-macam. Sebagai contoh, seorang teman saya pernah menawarkan saya untuk ikut berinvestasi pada usaha warnetnya yang sudah lama berjalan. Tawaran investasi yang diberikan ada beberapa macam, dari mulai duapuluhan juta, hingga ratusan juta. Sebagai kompensasinya, saya ditawarkan bagi hasil sebesar sekian persen dari uang yang saya masukkan. Saya tidak usah ikut mengelola, karena saya cukup melakukan investasi uang ke usaha tersebut, dan membiarkannya berjalan. Saya tinggal menunggu hasilnya saja.
JENIS BAGI HASIL
Kalau Anda mendapatkan tawaran untuk berinvestasi pada sebuah usaha dan ditawarkan untuk mendapatkan bagi hasil, maka umumnya bagi hasil yang Anda dapatkan bisa satu dari dua macam:
1. Bagi Hasil MurniBagi Hasil Murni adalah jenis bagi hasil dimana apa yang Anda dapatkan adalah pembagian sebesar sekian persen dari keuntungan usaha. Ini berarti, bagi hasil hanya diberikan kalau usahanya untung. Kalau usaha tersebut kebetulan merugi, tidak ada bagi hasil yang didapatkan. Sebagai contoh, suatu usaha mendapatkan untung (pemasukan dikurangi pengeluaran) sebesar Rp 100 juta pada tahun 2002. Di sini, Anda mungkin mendapatkan bagi hasil sebesar 5 persen dari keuntungan tersebut, yaitu Rp 5 juta. Tetapi, kalau usaha tersebut merugi pada tahun 2002 lalu, tidak ada bagi hasil yang diberikan.
2. Bagi Hasil yang DijanjikanYang kedua, bagi hasil yang Anda dapatkan adalah berupa pembagian sebesar sekian persen dari uang yang Anda masukkan, terlepas apakah usaha tersebut untung atau tidak. Sebagai contoh, Anda menginvestasikan dana sebesar Rp 20 juta. Dalam kontrak disebutkan bahwa sebulan setelah Anda melakukan investasi, Anda akan mendapatkan bagi hasil sebesar 2 persen per bulan selama 12 bulan. Ini berarti, setiap bulan Anda akan mendapatkan bagi hasil sebesar Rp 400 ribu selama 12 bulan, terlepas dari apakah usaha tersebut untung atau tidak dari bulan ke bulannya.
Dari apa yang saya amati selama ini, biasanya penggunaan metode Bagi Hasil yang Dijanjikanlah yang banyak dipakai dalam penawaran Investasi Usaha Bagi Hasil. Ini karena metode tersebut dianggap tidak terlalu merepotkan, karena bagi hasil yang dilakukan hanya tinggal mengikuti saja jadwal yang sudah ada. Dalam contoh di atas tadi, Anda mungkin bisa melakukan investasi sebesar Rp 20 juta pada bulan ini, dan setiap bulan setelah Anda melakukan investasi tersebut, Anda akan mendapatkan 2 persen per bulan selama 12 bulan.
Apa yang dilakukan oleh pihak yang memberikan Bagi Hasil adalah bahwa mereka memiliki jadwal kapan harus membayar investor yang ini dan kapan harus membayar investor yang itu, serta seberapa besar jumlahnya. Sederhana sekali. Itu sebabnya, metode ini sering dipakai pada Investasi Usaha Bagi Hasil yang jumlah investornya cukup banyak, di atas 10 orang.
Sebaliknya, kalau metode kedua banyak dipakai pada tawaran Investasi Bagi Hasil yang investornya cukup banyak, jenis metode pertama yang menggunakan sistem Bagi Hasil Murni justru banyak dipakai pada tawaran investasi yang jumlah investornya tidak terlalu banyak, biasanya di bawah sekitar 10 orang. Ini bisa dimengerti mengingat metode seperti ini membutuhkan penghitungan serta transparansi tentang seberapa besar keuntungan usaha yang didapat. Dan ini biasanya lebih mudah dilakukan kalau jumlah investornya tidak terlalu banyak.
Nah, mudah-mudahan dengan mengenali metode bagi hasil yang ada pada investasi usaha dengan sistem bagi hasil, Anda sudah bisa mengenali metode bagi hasil macam apa yang ditawarkan kepada Anda bila Anda ditawari usaha dengan sistem seperti ini. Dari situ, mungkin Anda bisa mengambil keputusan tentang metode bagi hasil apa yang cocok.
Safir SendukDikutip dari Tabloid NOVA No. 849/XVI
Anda ingat kasus PT QSAR (Qurnia Subur Alam Raya) yang terjadi beberapa tahun lalu? Kalau Anda lupa, PT QSAR adalah sebuah perusahaan yang menawarkan kesempatan investasi agrobisnis bagi masyarakat luas, dimana mereka yang berminat bisa ikut menanam modal pada sebuah lahan. Hasil panenan dari lahan tersebut akan dijual dan hasil penjualannya itulah yang akan dibagi kepada para investor dalam bentuk bagi hasil.
PT QSAR menjadi sebuah kasus menarik, karena pada bulan Agustus 2002, perusahaan itu ‘diamuk’ para investornya karena mereka tidak bisa membayar hasil yang mereka janjikan. Yang lebih menarik lagi, jumlah investornya sendiri sangat banyak, dan di antaranya terdapat sejumlah pejabat negara.
Tentu saja, kita tidak akan membahas kasus PT QSAR yang menghebohkan itu. Namun demikian, sejak kasus itu merebak, orang semakin banyak tahu bahwa salah satu alternatif yang bisa dilakukan dalam mencari penghasilan tambahan adalah dengan melakukan investasi bagi hasil.
Dalam beberapa seminar, sering mengatakan bahwa pada prinsipnya, investasi bisa dibagi menjadi dua, yaitu investasi pada usaha dan investasi pada produk-produk keuangan. Pada saat ini, kebanyakan sistem bagi hasil diterapkan pada investasi usaha. Tentu saja, sistem bagi hasil tidak hanya ada pada investasi usaha. Sistem bagi hasil saat ini juga ada pada produk-produk investasi yang bukan usaha, seperti produk investasi syariah. Hanya, jujur saja, saat ini, produk keuangan syariah seringkali belum terlalu dilirik sebagai alternatif dalam mencari penghasilan seperti kalau Anda berinvestasi pada usaha dengan sistem bagi hasil.
Investasi ke dalam usaha bagi hasil banyak dilakukan orang, terutama karena adanya berita dari mulut ke mulut. Salah satu yang paling menarik adalah berita ten tang kesuksesan dari orang-orang yang sudah berhasil mendapatkan bagi hasil yang cukup besar. Biasanya sih, ukurannya tak lain dan tak bukan adalah materi. Si ini sudah beli mobil, si itu sudah beli rumah baru, dan sebagainya. Wajar dong, namanya juga investasi, yang dilihat pertama biasanya adalah hasil finansial apa yang sudah didapat.
Investasi ke dalam usaha bagi hasil biasanya ditawarkan oleh usaha-usaha yang sudah berjalan. Bidang usahanya bisa bermacam-macam. Sebagai contoh, seorang teman saya pernah menawarkan saya untuk ikut berinvestasi pada usaha warnetnya yang sudah lama berjalan. Tawaran investasi yang diberikan ada beberapa macam, dari mulai duapuluhan juta, hingga ratusan juta. Sebagai kompensasinya, saya ditawarkan bagi hasil sebesar sekian persen dari uang yang saya masukkan. Saya tidak usah ikut mengelola, karena saya cukup melakukan investasi uang ke usaha tersebut, dan membiarkannya berjalan. Saya tinggal menunggu hasilnya saja.
JENIS BAGI HASIL
Kalau Anda mendapatkan tawaran untuk berinvestasi pada sebuah usaha dan ditawarkan untuk mendapatkan bagi hasil, maka umumnya bagi hasil yang Anda dapatkan bisa satu dari dua macam:
1. Bagi Hasil MurniBagi Hasil Murni adalah jenis bagi hasil dimana apa yang Anda dapatkan adalah pembagian sebesar sekian persen dari keuntungan usaha. Ini berarti, bagi hasil hanya diberikan kalau usahanya untung. Kalau usaha tersebut kebetulan merugi, tidak ada bagi hasil yang didapatkan. Sebagai contoh, suatu usaha mendapatkan untung (pemasukan dikurangi pengeluaran) sebesar Rp 100 juta pada tahun 2002. Di sini, Anda mungkin mendapatkan bagi hasil sebesar 5 persen dari keuntungan tersebut, yaitu Rp 5 juta. Tetapi, kalau usaha tersebut merugi pada tahun 2002 lalu, tidak ada bagi hasil yang diberikan.
2. Bagi Hasil yang DijanjikanYang kedua, bagi hasil yang Anda dapatkan adalah berupa pembagian sebesar sekian persen dari uang yang Anda masukkan, terlepas apakah usaha tersebut untung atau tidak. Sebagai contoh, Anda menginvestasikan dana sebesar Rp 20 juta. Dalam kontrak disebutkan bahwa sebulan setelah Anda melakukan investasi, Anda akan mendapatkan bagi hasil sebesar 2 persen per bulan selama 12 bulan. Ini berarti, setiap bulan Anda akan mendapatkan bagi hasil sebesar Rp 400 ribu selama 12 bulan, terlepas dari apakah usaha tersebut untung atau tidak dari bulan ke bulannya.
Dari apa yang saya amati selama ini, biasanya penggunaan metode Bagi Hasil yang Dijanjikanlah yang banyak dipakai dalam penawaran Investasi Usaha Bagi Hasil. Ini karena metode tersebut dianggap tidak terlalu merepotkan, karena bagi hasil yang dilakukan hanya tinggal mengikuti saja jadwal yang sudah ada. Dalam contoh di atas tadi, Anda mungkin bisa melakukan investasi sebesar Rp 20 juta pada bulan ini, dan setiap bulan setelah Anda melakukan investasi tersebut, Anda akan mendapatkan 2 persen per bulan selama 12 bulan.
Apa yang dilakukan oleh pihak yang memberikan Bagi Hasil adalah bahwa mereka memiliki jadwal kapan harus membayar investor yang ini dan kapan harus membayar investor yang itu, serta seberapa besar jumlahnya. Sederhana sekali. Itu sebabnya, metode ini sering dipakai pada Investasi Usaha Bagi Hasil yang jumlah investornya cukup banyak, di atas 10 orang.
Sebaliknya, kalau metode kedua banyak dipakai pada tawaran Investasi Bagi Hasil yang investornya cukup banyak, jenis metode pertama yang menggunakan sistem Bagi Hasil Murni justru banyak dipakai pada tawaran investasi yang jumlah investornya tidak terlalu banyak, biasanya di bawah sekitar 10 orang. Ini bisa dimengerti mengingat metode seperti ini membutuhkan penghitungan serta transparansi tentang seberapa besar keuntungan usaha yang didapat. Dan ini biasanya lebih mudah dilakukan kalau jumlah investornya tidak terlalu banyak.
Nah, mudah-mudahan dengan mengenali metode bagi hasil yang ada pada investasi usaha dengan sistem bagi hasil, Anda sudah bisa mengenali metode bagi hasil macam apa yang ditawarkan kepada Anda bila Anda ditawari usaha dengan sistem seperti ini. Dari situ, mungkin Anda bisa mengambil keputusan tentang metode bagi hasil apa yang cocok.
Safir SendukDikutip dari Tabloid NOVA No. 849/XVI
Sistem bisnis tanpa biaya bulanan
Bisnis apapun membutuhkan waktu sebelum mulai berkembang dan menghasilkan arus kas positif bagi pelaku bisnis. Soal berapa lama tentu bergantung pada seberapa serius usaha yang dilakukan. Sebab apa yang kita dapatkan adalah refleksi dari hasil kerja kita.Persoalannya adalah, kecepatan dan kemampuan tiap orang berbeda. Seseorang mungkin butuh waktu hanya satu bulan untuk mulai mendapatkan penghasilan dari bisnisnya, sementara orang yang lain butuh waktu 3 bulan atau lebih. Nah jika pada saat-saat awal memulai bisnis itu kita HARUS KELUAR UANG SECARA RUTIN sebagai syarat mempertahankan status keanggotaan atau sebagai syarat untuk mendapatkan penghasilan (bonus) tentu akan sangat memberatkan.Jika selama ini anda mengalami hal seperti itu, jangan khawatir, anda tidak sendiri. Banyak diantara kami juga tadinya begitu sampai akhirnya kami menemukan program ini.
Memperkenalkan:
Pertama di Indonesia, sistem bisnis tanpa biaya bulanan, investasi hanya sekali seumur hidup, peluang mendapat penghasilan BESAR seumur hidup. Untuk informasi selengkapnya silahkan klik link berikut ini :http://www.supexteam.com/?id=acun_k
Memperkenalkan:
Pertama di Indonesia, sistem bisnis tanpa biaya bulanan, investasi hanya sekali seumur hidup, peluang mendapat penghasilan BESAR seumur hidup. Untuk informasi selengkapnya silahkan klik link berikut ini :http://www.supexteam.com/?id=acun_k
Sabtu, 15 Mei 2010
Sekarang anda tidak perlu susah susah mencari informasi yang anda butuhkan, silahkan klik link berikut ini :http://dewisrikandi.com
Langganan:
Postingan (Atom)

